Kids

All about Kids


3 Langkah Mudah Agar Sekolah Online Lebih Menyenangkan

Tantangan menjalankan proses sekolah online di rumah semakin bertambah.

1 August 2020 7:00

“Pada tahun ajaran baru 2020/2021, sebanyak 96% siswa pada satuan pendidikan masih harus belajar di rumah karena situasi pandemi Covid 19.” - Riset: Sahabat Keluarga Kemendikbud. Tantangan menjalankan proses sekolah online di rumah semakin bertambah. Mungkin tidak ya, kita mampu mengubah suasana belajarnya jadi lebih menyenangkan seperti di sekolah?

Tidak sedikit mama yang merasa kesulitan menjalankan proses belajar di rumah karena berbagai kendala. Mulai dari persoalan teknis hingga faktor psikologis, misalnya ketersediaan tools & kuota internet, kurang konsentrasi, tidak dapat bertanya langsung kepada guru, kesulitan memahami pelajaran, hingga keinginan untuk kembali berinteraksi dengan teman - teman sekolah. Lalu, harus bagaimana?

Bukan Sekedar Memindahkan Tugas Sekolah ke Rumah

Sebelum melangkah mencari solusi, mari kita pahami bersama bahwa sekolah online bukan hanya perkara memindahkan tugas untuk dikerjakan di rumah. Sukiman, Ketua Ikatan Doktor PAUD, seperti dikutip dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud mengungkapkan bahwa orang tua dan guru perlu merancang bentuk kerjasama pembelajaran anak dari rumah. Guru bertugas merancang materi dan proses pembelajaran lalu mendiskusikannya dengan orang tua siswa. Namun bagi orang tua, selain melaksanakan tugas pembelajaran dari guru, juga diharapkan merancang tugas bersama anak di rumah. 

Orang tua perlu merancang tugas sendiri di rumah bersama anak, diantaranya melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan di rumah. Tujuannya  bukan untuk meringankan beban orang tua, tapi mendidik anak agar lebih bertanggung jawab, mandiri, sekaligus melatih kemampuan motoriknya.

Sebaiknya Tidak Hanya Fokus Pada Capaian Akademik

Perubahan sistem belajar ini menuntut kita selaku orang tua untuk memberikan pendidikan yang lebih bermakna, tidak hanya berfokus pada capaian akademik. Tidak ada salahnya mengubah mindset dan tujuan pengajaran menjadi lebih holistik: Mengembangkan seluruh potensi anak secara harmonis, meliputi potensi intelektual, emosional, fisik, sosial, estetika, dan spiritual.

Agar lebih mudah mewujudkannya, mama bisa mencoba meningkatkan kualitas komunikasi dengan Si Kecil:

  1. Sampaikan mengenai kondisi krisis yang terjadi sehingga Ia paham alasan dibalik larangan pergi ke sekolah & bersosialisasi.
  2. Ubah perintah menjadi komunikasi dua arah. Tidak hanya memberi tugas, mulai bertanya minat dan kegiatan favorit anak - anak, susun jadwal aktivitas bersama. 
  3. Libatkan dalam rutinitas harian. Beragam aktivitas positif seperti membersihkan rumah/memasak dapat membantu meningkatkan porsi tanggung jawab dan kemampuan motorik. 
 Image source: Pinterest 

Psikolog Elizabeth Santosa, MPsi, Psi, SFP, ACC mengungkapkan setidaknya ada 3 langkah yang bisa mama lakukan agar sekolah online dapat berjalan lebih seru dan menyenangkan:

  1. Investasi dengan membuat learning corner di rumah. Dengan adanya pojok belajar baru yang lengkap dengan tools online, Si Kecil akan lebih semangat memulai harinya. Hias setiap sudut dengan kreasi buatannya! Bantu mereka mengekspresikan keinginan dan energi yang selama ini tersalurkan di sekolah. 
  2. Susun jadwal baru & siapkan aktivitas fisik. Gerakan senam mudah dapat dilakukan selama 10 menit setiap pagi untuk meningkatkan mood belajar. Jangan lupa ajak mereka berjemur di bawah sinar matahari pagi, ya!
  3. Menulis daftar syukur. Di tengah keterbatasan, anak - anak tetap dapat belajar untuk mensyukuri keadaan dengan cara menulis gratitude list, baik setelah sesi sekolah usai atau sebelum tidur. Misalnya, bersyukur karena dapat teman bermain baru di sekitar rumah. (Nathalie Indry/CC/Photo: Freepik.com, Pinterest)

Responses
Write a responses...
Redeem Cart