Kids

All about Kids


Aturan Penggunaan Masker Pada Anak Selama Pandemi

Anak rentan terinfeksi Covid 19, dikarenakan mereka tiga kali lebih sering melakukan kontak daripada orang dewasa

2 October 2020 17:00

Data terbaru yang diungkap oleh @pandemictalks menyebut bahwa studi dari Wuhan dan Shanghai, China menemukan sekitar 33% anak - anak rentan terinfeksi Covid 19, dikarenakan mereka tiga kali lebih sering melakukan kontak daripada orang dewasa; sehingga peluang terinfeksinya tiga kali lebih besar. Selain itu, studi terbaru yang dilakukan di Amerika membuktikan bahwa anak - anak juga berpotensi menjadi superspreader karena cenderung tidak memiliki gejala spesifik namun memiliki viral load lebih tinggi daripada orang dewasa.

Oleh karena itu, penting bagi anak - anak untuk memahami tentang bahaya virus Covid 19 dan cara penyebarannya yang begitu cepat. Tetap berada di rumah, membatasi aktivitas luar ruang & menggunakan masker adalah beberapa cara yang direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia/WHO melalui laman resminya. "Sangat penting bagi anak-anak untuk menghindari kontak dengan orang tua dan orang lain yang berisiko memiliki penyakit serius," tulisnya.

Bagaimana Aturan Pemakaian Masker Pada Anak?

Anak - anak wajib memakai masker terutama ketika berada di ruang publik seperti tempat bermain dan sekolah. Namun, ada kalanya dalam kondisi khusus bisa dikecualikan untuk tidak memakai masker seperti dilansir dari Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, yaitu:

  • Belum berusia lebih dari 5 tahun, demi keselamatan karena belum bisa memakai masker dengan benar. Anak - anak dengan usia 6 - 11 tahun menggunakan masker dengan memperhatikan kondisi dibawah ini; dan anak dengan rentang usia 12 tahun keatas wajib mengenakan masker seperti layaknya orang dewasa.
  • Ketika ada kondisi atau kebutuhan khusus untuk melihat mulut anak, masker bisa diganti face shield. 
  • Saat berada di rumah dan tidak bergejala Covid 19 tau tidak ada pasien Covid 19 di dalam rumah. 
  • Saat anak melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga. 
  • Pada anak berkebutuhan khusus, wajib menggunakan masker hanya bila dinilai perlu oleh orang tua, wali, tenaga pendidik atau tenaga kesehatan. 

Saat berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lain seperti bermain, berlari, melompat, anak - anak boleh tidak memakai masker agar pernapasannya tidak terganggu. Namun syaratnya:

  • Jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain. 
  • Jumlah anak yang beraktivitas bersama dibatasi. 
  • Rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. 

                               Ilustrasi: Mama sedang memakaikan masker untuk anaknya. Source: Freepik

Jenis masker yang disarankan untuk digunakan oleh anak menurut WHO adalah masker kain atau non medis yang dapat membantu mencegah tersebarnya virus. Mama wajib menyediakan masker dengan ukuran pas yang dapat menutup sempurna area mulut, dagu dan hidung.

Penggunaan face shield merupakan alternatif jika diperlukan, pada kondisi tertentu saat anak - anak perlu menunjukkan area mulut. Tetapi perlu diingat bahwa face shield tidak dapat memberikan perlindungan efektif untuk mencegah penularan virus kepada orang lain. Ketika memutuskan untuk menggunakan face shield, pastikan menutupi seluruh wajah, melingkari sisi wajah dan meluas hingga ke bawah dagu. 

Prinsip penggunaan masker pada anak sama dengan orang dewasa, termasuk mencuci tangan dengan sabun selama 40 detik atau 20 detik dengan hand sanitizer, diajarkan untuk tidak menyentuh bagian depan masker, dan menyimpannya dengan baik & dalam wadah tertutup saat tidak digunakan.

Supaya Patuh Aturan Memakai Masker..

Psikolog anak & remaja, Vera itabiliana Hadiwidjojo melalui interview dengan Metro TV mengungkapkan bahwa orangtua perlu memberi penjelasan kepada anak - anak tentang pandemi Covid 19 sehingga mereka dapat memahami mengapa perlu melakukan perlindungan ekstra seperti membatasi aktivitas di luar rumah, tidak pergi ke sekolah, hingga memakai masker, "Mama bisa mulai dengan menjelaskan tentang bahaya virus Covid 19 sehingga untuk sementara waktu harus tetap di rumah saja. Sehingga untuk menghindari bahaya tersebut perlu diterapkan aturan disiplin baru & seluruh anggota keluarga wajib mematuhinya." (Nathalie Indry/CC/Photo: Freepik.com)

 


Responses
Write a responses...
Redeem Cart