Baby

All about Baby


Sesak Napas Hingga Diare, Ini Hal yang perlu Diketahui untuk Melindungi Anak dari Alergi Makanan

Menurut Yayasan Asma dan Alergi Amerika, ada sekitar 30% anak – anak yang memiliki alergi makanan.

Mamin in Baby
30 May 2019 5:00
[caption id="attachment_2428" align="aligncenter" width="1000"] Illustrasi: Bayi Inhalasi | Deposit Photo: Patryk_Kosmider[/caption] Alergi makanan adalah gangguan kesehatan yang bisa mengancam keselamatan. Menurut Yayasan Asma dan Alergi Amerika, ada sekitar 30% anak – anak yang memiliki alergi makanan. Kebanyakan berusia antara 0 – 15 tahun atau di usia sebelum memasuki pubertas. Belum ada obat yang bisa menyembuhkan alergi makanan, tetapi gejalanya bisa diminimalisir. Selain itu, para ahli tetap menyarankan agar mengidentifikasi penyebab alergi makanan untuk membantu anak dan keluarga Anda tetap aman. Tidak hanya menerapkan diet makanan yang ketat, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui orangtua untuk melindungi anak dari alergi makanan.

Penyebab alergi makanan

Ketika tubuh mengalami alergi makanan, sistem kekebalan tubuh akan merespon seolah – olah makanan itu adalah zat berbahaya yang akan menyerang tubuh. Biasanya, reaksi ini terjadi karena protein alami dalam makanan tidak sesuai dengan protein sistem kekebalan tubuh anak. Untuk merespon, sistem imunitas tubuh membuat antibodi agar bisa melawannya. Antibodi inilah yang menyerang protein tersebut sehingga menyebabkan reaksi alergi hanya dalam hitungan menit. Sekalipun alergi makanan sering berkembang pada anak usia dini, ada juga orang dewasa dan lanjut usia yang mengalaminya.

Makanan Penyebab Alergi

Menurut Penelitian Alergi Makanan dan Program Sumberdaya di Universitas Nebraska, Lincoln, ada beberapa jenis makanan yang umumnya memicu alergi. Antara lain:
  1. Kacang kacangan
  2. Susu
  3. Kerang
  4. Kacang pohon, seperti kacang mete atau kenari
  5. Telur
  6. Gandum
  7. Kedelai
  8. Ikan
  9. Kerang
[caption id="attachment_2429" align="aligncenter" width="1000"] Infografis: Alergi Makanan Paling Umum | Instagram: mamapedia.co.id[/caption]

Cara Mencegah Alergi Makanan

Berdasarkan American Academy of Allergy Asthma & Immunology (AAAAI), pemberian ASI kepada bayi usia 0 – 6 bulan bisa mengurangi risiko alergi makanan terhadap anak. Tetapi, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memberikan asupan makanan padat pertama kali kepada bayi. Terutama kepada bayi yang memiliki riwayat keluarga atau saudara dengan alergi makanan tertentu. Meskipun, setiap anak bisa memiliki jenis alergen atau alergi terhadap makanan yang berlainan. Saat memperkenalkan bayi pada makanan padat pertamanya, berikan makanan dengan satu bahan saja. Baru dicoba lagi dengan jenis makanan lain secara bertahap antara 3 – 5 hari sekali. Dimulai pada usia 6 bulan seperti yang direkomendasikan AAAAI. Patut diingat pula bahwa anak – anak yang memiliki alergi makanan tidak berarti dilarang sama sekali mengonsumsi susu, telur, ikan atau kacang – kacangan. Menurut Lori Zanini, ahli diet bersertifikat di Los Angeles, menyarankan agar anak – anak tetap diperkenalkan dengan jenis makanan seperti telur, susu, kacang – kacangan, ikan dan kerang untuk menurunkan risiko terkena alergi makanan.

Tips Melindungi Anak – anak dari Alergi Makanan

Gejala alergi makanan bisa bervarisi. Tetapi, pada umumnya yang sering muncul antara lain seperti:
  • Mengi atau sesak napas
  • Tenggorokan membengkak
  • Wajah bengkak
  • Gatal – gatal atau ruam
  • Gangguan pencernaan seperti diare
  • Muntah dan mual
Apabila anak – anak mengalami gejala mendadak seperti tersebut di atas setelah mengonsumsi makanan apa pun, segera dapatkan bantuan dokter atau ahli medis. Namun, bila anak cenderung memiliki alergi makanan baru, dokter harus membantu memberikan informasi mendalam kepada orangtua bagaimana cara mengindari makanan penyebab alergi atau alergen. Pasalnya, alergen makanan seperti telur dan susu sangat mudah dijumpai dalam berbagai bentuk hidangan. Dokter nantinya yang dapat membantu menentukan jenis diet baru yang aman.

Responses
Write a responses...
3 March 2020 20:32
Thank u buat infony
3 March 2020 20:31
Baru tau kalo gandum juga bisa memicu alergi
3 March 2020 13:22
Info yang sangat bermanfaat :)
1 March 2020 16:06
dan jangan lupa cek mandiri alergi anak dengan tes eliminasi dan provokasi
Redeem Cart